-->

Beragam Cara Memperingati Bulan Bahasa




Note: artikel ini menjadi salah satu karya yang masuk dalam program zine di Tulis.me 

Seperti yang kita tahu, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, oleh sebab itu, Indonesia memiliki keragaman suku, ras, budaya, serta agama. Hal itu juga yang membuat bangsa kita memiliki ragam bahasa dan sastra. Lalu apakah kalian tahu bahwa bahasa memiliki nilai yang sangat penting bagi bangsa Indonesia? Lantas mengapa? Di tulisan kali ini kita akan membahasnya satu persatu. 

Mengapa bahasa menjadi nilai yang penting bagi bangsa ? 

Dalam kehidupan sehari – hari tentunya kita membutuhkan komunikasi dengan sesama, dan bahasa merupakan alat komunikasi bagi manusia, baik bahasa lisan, tertulis maupun bahasa tubuh. Pengertian tersebut merupakan fungsi bahasa nasional. Sederhananya fungsi bahasa nasional yaitu bahasa merupakan alat untuk untuk menghubungkan antarwarga, meskipun terdapat perbedaan suku, adat, maupun daerah. Hal itulah yang membuat peran bahasa sangat penting dalam lingkungan masyarakat, karena dapat menjadi pemersatu setiap warganya. Mengapa dapat dikatakan pemersatu? Karena warga Indonesia berasal dari daerah berbeda – beda , dan begitupula bahasa daerahnya pastilah bermacam – macam, oleh sebab itu, kita juga mungkin tidak tahu semua bahasa daerah yang ada, maka dari itu bahasa Indonesialah yang akan digunakan saat berkomunikasi dengan warga yang berbeda bahasa daerahnya dengan kita. Setelah kalian tahu seberapa penting bahasa bagi bangsa Indonesia ini, lantas apakah kalian tahu mengenai sejarah panjang dari bahasa Indonesia? Mari kita ulas sebentar. 

Sejarah Bahasa Indonesia 

Pada 28 Oktober 1928 silam, para pemuda Indonesia melakukan ikrar yang salah satu isi ikrarnya yaitu “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa Indonesia” dan ikrar tersebut diberi nama Sumpah Pemuda. Pada saat itulah bahasa Indonesia dikukuhkan menjadi bahasa nasional, namun baru pada tanggal 18 Agustus 1945, bebarengan dengan disahkannya UUD 1945, bahasa Indonesia dikukuhkan menjadi bahasa negara seperti yang tercantum pada UUD 1945 Pasal 36 yang disebutkan bahwa bahasa negara yaitu bahasa Indonesia. Fakta tersebut juga menunjukkan bahwa jauh sebelum bangsa kita merdeka, bahasa Indonesia sudah ada. Selain itu kita juga harus bangga akan bahasa negara yang kita miliki karena bahasa ibarat ‘barang berharga’ bagi bangsa masing – masing. Oleh karena itu, tak sedikit negara yang biasanya memperingati hari lahirnya bahasa tersebut, bahkan PBB pun memiliki daftar hari – hari peringatan bahasa, namun bagi bangsa tertentu. Bagi PBB peringatan ini merupakan apresiasi dan pengingat bahwa kita memiliki keragaman bahasa, dan keragaman itulah yang membuat warga dunia bersatu. 

Berbicara mengenai peringatan bahasa, Indonesia juga memiliki bulan peringatannya sendiri loh, apakah diantara kalian ingat? Pas sekali sekarang sudah memasuki bulan oktober, dan pada bulan kesepuluh ini tepatnya adalah bulan bahasa. Nah mengapa harus di bulan oktober? Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa pada bulan oktober 1928 lalu, para pemuda Indonesia mengikrarkan bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan kita. Berarti kira – kira sudah sekitar 92 tahun pelaksanaan sumpah pemuda itu, sudah lama sekali ya? Ikrar Sumpah Pemuda itu merupakan bagian dari perjuangan bangsa Indonesia juga, oleh karenanya, kita sebagai generasi penerus harus turut melestarikan, serta menjaga suatu hal yang sudah diperjuangkan mati – matian oleh para pemuda terdahulu. 

Di Indonesia sendiri, sejauh ini para pemuda penerusnya sudah turut andil dalam memperingati bulan bahasa loh. Peringatan bulan bahasa ini bukan semata – mata untuk mengenang peristiwa dulu, namun lebih dari itu, kita para pemuda penerusnya diharapkan dapat lebih menjunjung tinggi bahasa Indonesia, dan menempatkannya lebih tinggi daripada bahasa – bahasa lain, nah maksudnya gimana tuh? Gini, semakin masuknya budaya barat ke negara kita, maka tentunya semakin banyak pula pengaruh yang masuk, salah satunya adalah bahasa, tepatnya bahasa asing. Jago dalam bahasa asing memang bukan hal yang salah, justru bagus malah, namun kita harus tetap ingat, bahwa ada bahasa yang lebih berarti maknanya bagi kita, yaitu bahasa Indonesia, oleh karena itu, belajar bahasa asing lain memang tidak salah, tetapi kita harus tetap menjunjung tinggi bahasa negara kita sendiri. 

Seperti beberapa waktu lalu, saya bertemu dengan seseorang, dan kebetulan dia orang sunda, namun yang membuat prihatin adalah, dia tidak bisa berkomunikasi dengan bahasa Indonesia, padahal itu adalah bahasa persatuannya, hal ini merupakan salah satu contoh bahwa di negara kita sendiri, masih ada orang yang belum bisa berkomunikasi dengan bahasa negaranya. Oleh sebab itu, penting sekali untuk kita menjunjung bahasa Indonesia ini. 

Untuk mengurangi hal – hal seperti di atas, kita dapat mengatasinya, yaitu dengan memperingati bulan bahasa seperti sekarang ini. Bulan bahasa dapat menjadi wadah bagi para pemuda atau generasi penerus bangsa, untuk meningkatkan pemahaman pada bahasa dan sastra, khususnya bahasa Indonesia, karena tidak sedikit dari masyarakat Indonesia, yang masih minim pengetahuan tentang bahasa Indonesia itu sendiri. Lalu kegiatan apa yang dapat kita lakukan untuk turut berpartisipasi dalam peringatan ini? Simak poin – poin di bawah, agar kalian dapat turut andil dalam bulan bahasa. 

1. Berliterasi secara mandiri 

Sebagian orang masih memiliki pemikiran bahwa literasi hanya sekadar membaca, padahal nyatanya lebih dari itu. Secara umum literasi yaitu kemampuan seseorang dalam hal membaca, menghitung, menganalisis dsb. Kegiatan ini juga memiliki manfaat yang sangat positif bagi diri kalian sendiri diantaranya menambah wawasan, meningkatkan kemampuan kalian dalam menganalisa, problem solving, bahkan bagi kalian yang ingin jago dalam bidang menulis, kalian dapat melakukan literasi membaca yang nantinya dapat menambah kosa kata yang kalian miliki dan dapat membiasakan diri kalian untuk merangkai kalimat agar menjadi sebuah tulisan. 


Seiring perkembangan teknologi, sekarangpun muncul istilah literasi digital, apa itu literasi digital? Simplenya literasi digital adalah kemampuan kita untuk mengoperasikan teknologi seperti handphone, komputer, untuk melakukan kegiatan literasi, seperti membaca ebook, menonton video literasi lewat youtube dsb. 

2. Mengikuti event/perlombaan 

Biasanya di bulan – bulan seperti ini banyak media yang mengadakan perlombaan untuk memperingati bulan bahasa dari mulai media penerbitan, platform menulis, atau justru sekolah kalian sendiri juga mengadakan. Perlombaan mengenai bulan bahasa pastinya tidak jauh – jauh dari karya sastra. Seperti menulis cerpen, artikel, puisi, atau bahkan novel sekalipun. Jadi, bagi kalian yang hobi menulis, kalian dapat menyalurkannya dengan cara mengikuti lomba. Manfaatnya juga beragam loh dari mulai mendapatkan pengalaman, menambah kemampuan menulis kalian, dan tentunya kalian telah ikut berkontribusi dalam memperingati bulan bahasa. Perlombaan itu sendiri bermacam – macam ada yang gratis dan berbayar, tapi tentunya untuk yang berbayar fasilitas yang di dapat oleh peserta lebih banyak loh, dan fee bagi para pemenang juga tentunya tidak sedikit. Lomba – lomba ini juga digunakan para masyarakat untuk ajang menyuarakan pendapat mereka lewat tulisan dan tentunya untuk mengajak mereka turut aktif memeriahkan bulan bahasa. 


3. Mengikuti webinar tentang bahasa dan sastra 

Dalam situasi seperti ini, jangan jadikan pandemi sebagai alasan kalian untuk tidak ikut memperingati bulan bahasa, nyatanya semakin berkembangnya zaman, segala sesuatunya semakin dimudahkan, jika dulu mungkin kalian rajin mengikuti seminar, maka sekarang kalian masih tetap bisa melakukannya walaupun di rumah saja, dengan cara webinar atau seminar online. Kalau kalian rajin mencari tahu, sebenarnya di masa pandemi seperti sekarang ini banyak sekali yang mengadakan webinar, tentunya agar kalian tetap produktif, walaupun di rumah aja. Dari situlah kalian tinggal mencari webinar dengan tema yang cocok untuk memperingati bulan bahasa. Webinar ini juga tersedia dari mulai yang gratis sampai berbayar. Jadi kalian tidak perlu risau jika terkendala biaya, kalian bisa cari yang gratis saja. Namun, biasanya jika berbayar terdapat e-sertifikat bagi para peserta di akhir seminar, tentunya ini dapat menambah koleksi sertifikat kalian loh. Selain itu juga mereka biasanya mendatangkan guest yang tidak tanggung – tanggung, bahkan ada yang sampai mengundang Sastrawan Indonesia, untuk membagikan langsung ilmunya kepada para peserta, menarik bukan? 

Kita sebagai pemuda penerus bangsa memang sudah tugasnya melestarikan bahasa Indonesia. Bahkan bukan hanya bahasa, namun semua keragaman yang dimiliki oleh Nusantara. Seperti yang sudah dijelaskan di atas memperingati bulan bahasa bisa dilakukan lewat beragam cara. Apapun itu caranya yang terpenting adalah kontribusi kita dalam menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa Indonesia. Minimalnya kita tahu bagaimana penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, dan tahu bagaimana cara menempatkannya. Selamat memperingati bulan bahasa dan Sumpah Pemuda! Salam literasi! 


Baca juga

Post a Comment