-->

Niatku Alih Profesi Bersama Arkademi dari Content Writer Menjadi Mobile Developer, Ini yang Aku Persiapkan!

Konten [Tampil]


Alih profesi bersama arkademi

Alih profesi bersama Arkademi adalah salah hal yang akan aku lakukan di tahun 2023 ini. Mungkin kalian seringkali menemui pekerja yang beralih profesi, dari yang tadinya sebagai pegawai bank, sekarang sukses menjadi seorang Programmer atau jenis profesi lainnya.

Alih karir menjadi alternatif bagi pekerja yang merasa jenuh dengan pekerjaan atau karena alasan lain.

Begitu juga denganku yang saat ini berkarir sebagai Content Writer namun berniat untuk alih profesi menjadi seorang Mobile Developer. 

Keputusan untuk beralih profesi bukan sesuatu yang mudah, perlu pertimbangan dan banyak persiapan agar tidak gagal.

Jika kamu juga berencana untuk alih profesi menjadi Mobile Developer atau profesi lainnya, yuk simak bagaimana persiapan yang aku lakukan untuk alih profesi bersama Arkademi!

Apa Itu Alih Profesi?

Apa itu alih profesi? Alih profesi atau yang biasa dikenal dengan istilah career switch adalah berpindah bidang kerja. Biasanya kedua bidang kerja tersebut justru sangat berkebalikan, misalnya dari bidang kerja marketing kemudian berpindah ke teknologi.

Perbedaan tersebut membuat alih karir memerlukan persiapan yang matang. Dibutuhkan bekal dan kemampuan yang cukup untuk dapat terjun ke bidang kerja yang baru.

Saat ini alih profesi bukanlah sesuatu yang baru, karena faktanya banyak pekerja yang sudah melakukan hal tersebut. Berapa persentase dari mereka? Berikut adalah penjelasannya.

Persentase Pekerja yang Beralih Profesi

Tren alih profesi sudah dilakukan sejak lama, namun sejak terjadi pemutusan hubungan kerja secara massal karena efek pandemi, banyak orang mulai memikirkan lagi sebenarnya apa pekerjaan yang benar-benar mereka sukai.

Pew Research melakukan survey pada para pekerja di Amerika. Hasil survey mengatakan bahwa pada tahun 2021 terdapat 53% pekerja AS berhenti pada pekerjaannya dan beralih ke bidang kerja yang berbeda.

Kebanyakan dari mereka yang memilih alih profesi berada di rentang usia 18-29 tahun. Namun, alih profesi juga bisa terjadi pada pekerja yang berusia di atas 30 tahun.

Alasan yang kuat menjadi dorongan bagi seseorang untuk beralih profesi. Di bawah ini adalah beberapa penyebab umum mengapa seseorang memutuskan untuk beralih profesi.

Penyebab Alih Profesi

alih profesi bersama arkademi - penyebab alih profesi

Alih profesi merupakan keputusan besar yang membutuhkan banyak pertimbangan dan persiapan sebelum dilakukan. Selain itu, alih profesi juga memerlukan kemampuan dan keahlian baru, serta adaptasi terhadap lingkungan kerja yang berbeda.

Namun, jika dilakukan dengan tepat dan dengan tujuan yang jelas, alih profesi dapat membawa banyak manfaat dan kesuksesan dalam karir seseorang.

Ada beberapa alasan umum yang mendorong seseorang untuk memutuskan beralih profesi. Di bawah ini beberapa penyebab umum seseorang memutuskan beralih profesi.

Gaji lebih tinggi

Gaji adalah salah satu penyebab utama seseorang alih karir. Karena bagaimanapun juga setiap orang memiliki ekspektasi masing-masing terhadap gaji yang akan diterima. 

Apabila gaji yang diterima tidak sesuai, bukan tidak mungkin dia akan memutuskan untuk berpindah profesi.

Terlebih untuk orang-orang yang sangat berorientasi pada salary, biasanya mereka tidak berpikir dua kali untuk berpindah.

Salah satu industri yang kerap menjadi sasaran alih profesi yakni industri teknologi, karena industri ini diyakini menawarkan posisi dengan gaji yang cukup tinggi.

Lingkungan kerja kurang nyaman

Lingkungan kerja yang toxic dapat mempengaruhi kesejahteraan mental dan emosional seseorang, bahkan dapat memicu stres dan depresi.

Oleh karena itu, apabila seseorang merasa tidak lagi nyaman dengan lingkungan kerjanya, ia mungkin akan memutuskan untuk mencari lingkungan kerja yang lebih baik dan positif.

Hal ini dapat mencakup perpindahan ke perusahaan baru atau bahkan berpindah ke bidang pekerjaan yang sepenuhnya berbeda.

Ingin belajar hal baru

Banyak orang yang merasa bosan dengan rutinitas pekerjaan dan ingin mengeksplorasi hal baru. Ingin belajar hal baru juga dapat menjadi penyebab seseorang beralih profesi.

Terkadang, seseorang merasa bahwa dia sudah mencapai batas kemampuan di bidangnya saat ini dan ingin menantang dirinya dengan mempelajari bidang lain.

Selain itu, beralih ke bidang kerja yang baru dapat membuka peluang untuk mempelajari keterampilan dan pengetahuan baru yang dapat meningkatkan daya saing dalam dunia kerja.

Merasa sudah cukup dengan pekerjaan saat ini

Merasa bosan pada bidang kerja atau rasa stagnasi juga menjadi penyebab seseorang berpindah profesi.

Stagnasi adalah keadaan di mana seseorang merasa tidak ada kemajuan atau perkembangan dalam karir atau bidang pekerjaannya.

Ini bisa terjadi ketika seseorang sudah terlalu lama bekerja di satu posisi atau perusahaan dan merasa tidak ada tantangan baru yang bisa dihadapi atau kesempatan untuk mengembangkan keterampilan baru. 

Hal tersebut bisa menyebabkan kebosanan dan kehilangan motivasi dalam bekerja.

Untuk menghindari hal tersebut, beberapa orang memilih untuk mengeksplorasi bidang baru yang sesuai dengan minat mereka. Dengan berpindah profesi, mereka dapat mengejar passion mereka yang mungkin tidak terpenuhi pada pekerjaan sebelumnya.

Profesi pekerjaan yang terancam punah

Dalam dunia kerja, terdapat beberapa profesi yang terancam punah dan tidak lagi relevan karena digantikan oleh teknologi. Beberapa diantaranya seperti:
  • Teller bank
  • Sekretaris
  • Akuntan
  • Customer service
  • Resepsionis dan berbagai profesi lainnya.
Oleh karena itu, beberapa dari mereka memutuskan untuk beralih profesi. 

Salah satu bidang yang banyak dipilih sebagai tujuan alih profesi adalah teknologi, karena dianggap sebagai bidang yang tetap relevan selama beberapa tahun ke depan.

Itulah penyebab umum mengapa seseorang memutuskan alih profesi. Setiap orang tentu memiliki alasannya masing-masing, begitu juga denganku yang memutuskan akan beralih dari Content Writer menjadi Mobile Developer.

Alasanku Alih Profesi dari Content Writer ke Mobile Developer

Sebelum membahas persiapan yang aku lakukan, di bawah ini terdapat alasanku memutuskan alih profesi bersama Arkademi.

Peluang kerja yang luas

Alasan pertamaku memutuskan alih profesi menjadi Mobile Developer yakni peluang kerja yang luas. 

Saat ini hampir semua sektor industri membutuhkan tenaga ahli IT, salah satunya adalah Mobile Developer.

Seperti dilansir dari salah satu portal job Kalibrr, di sini aku mencoba mencari lowongan Mobile Developer dan menemukan 1.445 lowongan yang tersedia. 

Hal ini karena sebagian besar perusahaan mulai mengembangkan perangkat lunak dan aplikasi mereka sendiri baik dalam bentuk mobile maupun website.

alih profesi bersama arkademi - peluang kerja yang luas

Dari hasil pencarian tersebut aku menyimpulkan bahwa Mobile Developer adalah salah satu pekerjaan dengan peluang kerja yang luas, hal inilah yang menjadi alasanku beralih profesi.

Relevan dengan background pendidikan

Alasan kedua adalah relevansi dengan background pendidikan saat ini. 

Sebagai mahasiswi jurusan Software Engineering dan sebelumnya pernah mengambil jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMK, aku merasa bahwa profesi Mobile Developer sesuai dengan latar belakang pendidikanku.

Hal ini juga memberikan keuntungan karena aku tidak perlu memulai dari awal untuk mempelajari dasar pemrograman, melainkan dapat langsung fokus pada pengembangan aplikasi mobile yang lebih spesifik.

Jurusan tersebut menyebutkan bahwa salah satu prospek kerjanya adalah menjadi Mobile atau Android Developer.

Dengan demikian, aku bisa memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang aku peroleh selama kuliah untuk mencapai tujuan menjadi seorang Mobile Developer.

Salary lebih besar

Profesi pada bidang teknologi memang dinilai menawarkan salary yang cukup besar, begitu juga pada profesi Mobile Developer. Menurut informasi yang dipublikasikan di portal pekerjaan Indeed, terdapat perbandingan gaji antara dua jenis pekerjaan tersebut.

Berdasarkan laporan dari beberapa perusahaan, diketahui bahwa rata-rata gaji untuk profesi sebagai Content Writer sekitar 3,9 juta rupiah.

alih profesi bersama arkademi - gaji content writer

Sementara itu, untuk profesi Mobile Developer rata-rata gaji yang ditawarkan per bulan adalah 5,5 juta.

alih profesi bersama arkademi - gaji mobile developer

Besarnya salary tentu akan kembali pada kebijakan tiap perusahaan dan skill yang dimiliki oleh setiap orang, namun perbedaan yang cukup signifikan tersebut menjadi alasan ketiga untuk alih profesi.

Jenjang karir yang tinggi

Salah satu alasan utama mengapa profesi Mobile Developer menjadi menarik adalah karena adanya jenjang karir yang tinggi. 

Selain itu, profesi ini juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan pengalaman yang berharga dalam industri teknologi yang terus berkembang.

Dalam jenjang karir Mobile Developer seseorang dapat memulai dari posisi :
  • Junior Mobile Developer.
  • Senior Mobile Developer.
  • Supervisor atau Manager Divisi Mobile Development.
Beberapa alasan yang telah disebutkan sebelumnya membuatku memutuskan untuk beralih profesi.

Namun, aku sadar bahwa beralih profesi bukanlah keputusan yang mudah dan membutuhkan persiapan yang matang. Oleh karena itu, aku melakukan beberapa langkah berikut untuk mempersiapkan diri dalam alih profesi.

Caraku Mempersiapkan Diri Alih Profesi Menjadi Mobile Developer

alih profesi bersama arkademi - langkah persiapan alih profesi_

Untuk memastikan rencana alih profesiku berjalan dengan lancar, aku sadar bahwa perlu melakukan persiapan yang matang untuk karir baruku sebagai Mobile Developer. Berikut adalah beberapa cara yang aku lakukan untuk mempersiapkan diri.

1. Cari tahu skill yang dibutuhkan

Mobile atau Android Developer adalah seseorang yang bertugas merancang atau membangun aplikasi android, baik berupa game maupun aplikasi lain.

Sebelum terjun pada profesi tersebut hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu skill yang dibutuhkan untuk menunjang profesi sebagai Mobile Developer.

Sebagai seseorang yang bertugas membuat sebuah aplikasi, skill utama yang dibutuhkan adalah memahami bahasa pemrograman. Karena bahasa pemrograman digunakan untuk membangun aplikasi tersebut. 

Selain skill tersebut terdapat beberapa skill penting lain seperti berikut.
  • Coding: kemampuan untuk menulis kode secara efisien dan efektif.
  • Menggunakan tools dan bahasa pemrograman: menguasai berbagai tools dan bahasa pemrograman yang dibutuhkan dalam pengembangan aplikasi Android.
  • Pemahaman desain UI/UX: memiliki pemahaman tentang desain antarmuka pengguna yang baik dan dapat membangun aplikasi yang mudah digunakan oleh pengguna.
  • Penggunaan Android SDK: mampu menggunakan Android SDK dan mengoptimalkan penggunaannya dalam pengembangan aplikasi.
  • Pemahaman arsitektur dan framework: memiliki pemahaman yang baik tentang arsitektur dan framework yang digunakan dalam pengembangan aplikasi.
Selain itu, soft skill juga penting dalam pekerjaan sebagai Mobile Developer, seperti kemampuan bekerja dalam tim, problem solving, komunikasi dan masih banyak lagi.

2. Mulai belajar coding

Langkah selanjutnya yang aku lakukan yaitu mulai belajar coding. Di samping itu bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk membuat aplikasi android yakni Java, Kotlin, Dart, C#, atau bahasa lainnya.

Tools yang aku gunakan untuk belajar coding sekaligus membangun aplikasi yaitu seperti Android Studio dan Visual Studio Code.

Untuk memulai proses belajar coding, aku memanfaatkan tutorial yang tersedia secara gratis di internet, baik melalui Google maupun Youtube.

3. Ikut kursus online Mobile Developer

Selain belajar secara mandiri, mengikuti kursus online atau sertifikasi juga menjadi salah satu alternatif yang akan aku lakukan. 

Meskipun belum coba mendaftar, namun aku sudah mulai mencari tahu rekomendasi kursus online Mobile Developer.

Dengan mengikuti kursus setidaknya aku jadi lebih tahu ilmu yang dibutuhkan untuk berkarir sebagai Mobile Developer. Sertifikasi yang didapatkan nantinya juga dapat menambah kredibilitas ketika melamar kerja.

Ada berbagai platform course online yang menawarkan sertifikasi Mobile Developer, salah satunya adalah kursus online Arkademi.

Arkademi merupakan platform kursus online yang telah membantu lebih dari 130 juta pekerja di Indonesia dalam meningkatkan skill mereka. Salah satu course online yang ditawarkan untuk mereka yang ingin alih karir adalah menjadi Mobile Developer.

Oleh karena itu aku berniat untuk ganti profesi bersama Arkademi dengan mengikuti course online mereka.

4. Bangun portofolio dan update CV

Setelah mengikuti kursus, langkah berikutnya adalah membangun portofolio. Portofolio adalah salah bagian penting yang perlu dilampirkan ketika melamar kerja, yakni untuk menunjukkan skill yang dimiliki. 

Sebagai Mobile Developer, portofolio yang dimaksud dapat berupa project aplikasi yang pernah dibuat sebelumnya. Lewat portofolio tersebut aku dapat menunjukkan pemahaman terkait pembuatan aplikasi pada perusahaan yang nantinya aku lamar.

Apabila portofolio sudah terbuat, pastikan untuk mengupdate CV. CV yang digunakan ketika melamar Content Writer tentu akan sangat berbeda saat aku menjadi Mobile Developer nantinya.

Dalam membuat CV atau resume jangan lupa untuk terapkan format ATS (application tracking system) agar CV kamu lebih mudah terbaca oleh sistem sehingga memberikan peluang besar untuk lanjut pada tahap rekrutmen berikutnya.

5. Pahami tugas Mobile Developer

Sebelum memutuskan untuk bekerja menjadi Mobile Developer, tentu aku harus memahami tugas atau job desk yang akan aku lakukan nantinya. 

Beberapa tugas Mobile Developer diantaranya adalah.
  • Merancang serta membangun aplikasi android.
  • Maintenance aplikasi yang sudah ada.
  • Mengatasi error atau bug yang muncul, dan tugas-tugas lainnya.
Setelah memahami berbagai tugas seorang Mobile Developer, langkah selanjutnya adalah mencari pengalaman dengan mengikuti magang.

Hal ini akan membantu memperoleh pemahaman lebih dalam tentang bagaimana proses pengembangan aplikasi di lingkungan kerja sebenarnya, serta memberikan kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi di industri.

6. Ikut magang Mobile Developer

Sebagai seorang yang baru terjun pada profesi tersebut dan masih memiliki sedikit pengalaman, magang adalah salah satu hal yang dapat menjadi perjalanan awal karirku yang baru.

Dengan mengikuti magang, aku dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawab seorang Mobile Developer di perusahaan, serta mendapatkan pengalaman langsung dalam mengerjakan real project-nya.

7. Cari pekerjaan Junior Mobile Developer

Setelah mengikuti magang selama beberapa bulan dan merasa sudah lebih percaya diri untuk bekerja full time, langkah selanjutnya adalah mencari lowongan Junior Mobile Developer.

Gunakan portal job seperti Kalibrr, LinkedIn, Glints, Indeed, dan portal job lain untuk mencari kerja. Contohnya seperti tampilan lowongan kerja Mobile Developer pada LinkedIn berikut.

alih profesi bersama arkademi - linkedin

Saat mencari lowongan pekerjaan, kamu bisa menyesuaikannya dengan berbagai kriteria seperti tingkat pengalaman yang dimiliki, perusahaan yang diinginkan, lokasi, dan filter lainnya.

Dengan begitu, kamu dapat lebih fokus dan efektif dalam mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhanmu.

8. Selalu update dengan teknologi terbaru

Sebagai pekerja di bidang teknologi salah satu hal yang harus terus dilakukan adalah selalu update dengan perkembangan teknologi saat itu.

Teknologi senantiasa akan terus berubah, terlebih untuk seorang Mobile Developer yang bertugas membuat aplikasi.

Dalam pembuatan aplikasi, pasti akan menggunakan berbagai framework atau teknologi yang perlu diupdate secara berkala. Jika tidak mengikuti perkembangan tersebut, akan berdampak pada kinerja aplikasi yang dibuat.

Itulah kurang lebih beberapa persiapan yang aku lakukan. Langkah-langkah di atas juga dapat diikuti untuk kamu yang berniat alih profesi.

Seperti yang sudah aku jelaskan sebelumnya, kamu dapat alih profesi bersama Arkademi dengan mengikuti kursus online yang mereka sediakan. Untuk kamu yang belum familiar dengan Arkademi, yuk langsung saja simak penjelasan di bawah ini.

Rekomendasi Kursus Online, Alih Profesi Bersama Arkademi

Arkademi adalah salah satu aplikasi kursus online yang berhasil membantu 130 pekerja Indonesia dalam mengupgrade skill mereka. 

Saat ini mereka telah bermitra dengan 100 sekolah, pusat pelatihan nasional, lembaga sertifikasi profesional, serta menyediakan lebih dari 200 kursus.

Selain itu, Arkademi juga bermitra dengan lembaga pemerintah sebagai penyedia layanan pelatihan untuk kartu pekerja. Sehingga dari sinilah lahir angkatan yang siap terjun ke dunia kerja.

Oleh karena itu untuk kamu yang mempunyai niat berpindah profesi, kamu bisa melakukan alih profesi bersama Arkademi.

Lantas apa sih benefit atau kelebihan yang ditawarkan Arkademi? Simak penjelasannya berikut ini yuk!

Menyediakan banyak kategori kursus

Arkademi menawarkan berbagai kategori kursus, mulai dari program reguler, sertifikasi profesional, keuangan, bisnis, teknologi, administrasi, hingga pengembangan diri.

Masing-masing kategori tersebut terbagi menjadi banyak kursus. Contohnya pada kategori teknologi seperti pada gambar berikut.

alih profesi bersama arkademi - kursus teknologi

Menawarkan banyak promo

Benefit selanjutnya apabila kamu melakukan alih profesi bersama Arkademi yakni berkesempatan mendapatkan banyak promo. Arkademi menawarkan promo menarik berupa promo diskon hingga 15%, potongan harga, dan cashback koin.

Dengan banyak tawaran promo tersebut, biaya bukan lagi hal yang dapat menghalangi kamu untuk beralih profesi.

Kursus dengan izin resmi

Arkademi merupakan perusahaan kursus online yang sudah mendapatkan izin penyelenggara dari LKP Kemendikbud. Selain itu sejak 2017 dalam menyediakan pelatihan berbasis kompetensi, Arkademi sudah mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI). Sehingga kamu tidak perlu ragu untuk memilih Arkademi sebagai tempat kursus online.

Sertifikat kursus diakui industri

Benefit berikutnya ketika kamu mengikuti kursus di Arkademi adalah sertifikatnya diakui oleh industri. Setelah menyelesaikan kursus dan mengikuti serangkaian pembelajarannya, kamu akan mendapatkan sertifikat dalam bentuk e-certificate.

Sertifikat ini nantinya dapat kamu gunakan ketika melamar kerja. Sehingga kamu akan mendapatkan nilai lebih di mata perusahaan karena sudah pernah mengikuti kursus yang kredibel.

Alumni bekerja di perusahaan ternama

Saat ini sekitar 1 juta alumni sudah mendapatkan pekerjaan impian dan meningkatkan karir mereka di berbagai perusahaan ternama seperti Pertamina, Telkom Indonesia, Mandiri, Gojek, Astra Internasional, dan masih banyak lagi.

Dengan demikian, memutuskan memilih Arkademi dapat memberikan peluang yang besar agar kamu dapat bekerja pada perusahaan besar tersebut.

Siap Alih Profesi Bersama Arkademi di 2023!

Nah, itulah kira-kira serangkaian hal yang aku lakukan untuk mempersiapkan diri alih profesi menjadi Mobile Developer. Sampai sini apakah kamu juga tertarik untuk alih profesi bersama Arkademi?

Alih profesi bersama Arkademi bisa kamu lakukan kapanpun dan di manapun karena kursus ini full online. Untuk kamu yang sudah berniat alih profesi, jangan biarkan itu hanya sebatas niat saja, segera susun rencana dan cari kursus yang tepat di Arkademi serta dapatkan promo menariknya! Semoga artikel ini membantu ya!

alih profesi bersama arkademi - banner peserta


Baca juga

Post a Comment