-->

[SAJAK] Sekadar 'pernah'

Kita pernah sepakat untuk bersama, namun pada akhirnya kita pun yang menyudahinya.

Kita pernah saling membahagiakan, lalu perlahan saling melepaskan. 

Kita pernah bermimpi tuk bersama, tapi lagi - lagi tak semua mimpi menjadi nyata.

Kita pernah saling menjaga hati, sebelum salah satunya ada yang datang menyinggahi.

Kita pernah saling bersabar, sebelum salah satunya hilang tanpa kabar.

Kita pernah saling menyebut nama, dalam setiap doa yang dipanjatkannya.

Kita pernah canda tawa bersama, sebelum salah satunya memberi luka.

Bahkan mungkin kita pun pernah memaksa tetap bersama, karena sudah terlanjur lama, walaupun rasanya sudah berbeda.

Dan akhir kata, kau dan aku adalah kita yang sekarang hanya sekadar pernah.

Rencana-Nya memang terkadang tiba - tiba dan memaksakan tuk tetap bersama, namun rasanya sudah bebeda adalah hal yang tak wajar adanya. Bersyukurlah kau pernah menjadi bagian penting dari hidupnya

Jika dia sudah ingin dilepas, lepaslah.
Maka kau akan Tuhan gantikan dengan seseorang yang lebih pantas.

Selamat berliterasi
Kalian bisa baca artikel lainnya disini


Baca juga

Post a Comment